13 March 2014
..LanJur mEnyeBaR..
AKU nyata.. KAMU di depan mata.. DIA melata.. KITA serupa.. KAMI bersama..
27 November 2013
...cinTajwid...
Isteriku, saat pertama kali berjumpa denganmu, aku bagaikan berjumpa dengan Saktah hanya bisa terpana dengan menahan nafas sebentar.
Aku di matamu mungkin bagaikan Nun Mati di antara idgham Billaghunnah, terlihat, tapi dianggap tak ada.
Aku ungkapkan maksud dan tujuan perasaanku seperti Idzhar,
jelas dan terang.
Jika Mim Mati bertemu Ba disebut Ikhfa' Syafawi, maka jika aku bertemu dirimu, itu disebut cinta.
Sejenak pandangan kita bertemu, lalu tiba-tiba semua itu seperti Idgham Muttamaatsilain melebur jadi satu.
Cintaku padamu seperti Mad Lazim ...
Paling panjang di antara yang lainnya...
Setelah kau terima cintaku, hatiku rasanya seperti Qalqalah Kubro..
terpantul-pantul dengan keras.
Dan akhirnya setelah lama kita bersama, cinta kita seperti Iqlab,
ditandai dengan dua hati yang menyatu.
Sayangku padamu seperti Mad Thobi'i dalam quran.
Baanyaaakkk....!!
Semoga dalam hubungan kita ini seperti Idgham Bilaghunnah,
cuma berdua, Lam dan Ro' .
Layaknya seperti Waqaf Mu'annaqah, hanya boleh berhenti di salah
satunya, kau atau aku?
Meskipun perhatianku terlihat sembunyi seperti Alif Lam Syamsiah, cintaku padamu seperti Alif Lam Qomariah, terbaca jelas.
Isteriku, kau dan aku seperti Idghom Mutajanisain.
perjumpaan 2 huruf yang sama makhrajnya tapi berlainan sifatnya.
Aku harap cinta kita seperti Waqaf Lazim, terhenti sempurna di akhir hayat.
Sama halnya dgn Mad 'Aridh di mana tiap mad bertemu Lin Sukun Aridh akan berhenti, seperti itulah pandanganku ketika melihatmu.
Layaknya huruf Tafkhim, namamu pun bercetak tebal di fikiranku
Seperti Hukum Imalah yg dikhususkan untuk Ro' saja, begitu juga aku yang hanya untukmu.
Semoga aku jadi yang terakhir untuk kamu seperti Mad Aridlilsukun.
Aku di matamu mungkin bagaikan Nun Mati di antara idgham Billaghunnah, terlihat, tapi dianggap tak ada.
Aku ungkapkan maksud dan tujuan perasaanku seperti Idzhar,
jelas dan terang.
Jika Mim Mati bertemu Ba disebut Ikhfa' Syafawi, maka jika aku bertemu dirimu, itu disebut cinta.
Sejenak pandangan kita bertemu, lalu tiba-tiba semua itu seperti Idgham Muttamaatsilain melebur jadi satu.
Cintaku padamu seperti Mad Lazim ...
Paling panjang di antara yang lainnya...
Setelah kau terima cintaku, hatiku rasanya seperti Qalqalah Kubro..
terpantul-pantul dengan keras.
Dan akhirnya setelah lama kita bersama, cinta kita seperti Iqlab,
ditandai dengan dua hati yang menyatu.
Sayangku padamu seperti Mad Thobi'i dalam quran.
Baanyaaakkk....!!
Semoga dalam hubungan kita ini seperti Idgham Bilaghunnah,
cuma berdua, Lam dan Ro' .
Layaknya seperti Waqaf Mu'annaqah, hanya boleh berhenti di salah
satunya, kau atau aku?
Meskipun perhatianku terlihat sembunyi seperti Alif Lam Syamsiah, cintaku padamu seperti Alif Lam Qomariah, terbaca jelas.
Isteriku, kau dan aku seperti Idghom Mutajanisain.
perjumpaan 2 huruf yang sama makhrajnya tapi berlainan sifatnya.
Aku harap cinta kita seperti Waqaf Lazim, terhenti sempurna di akhir hayat.
Sama halnya dgn Mad 'Aridh di mana tiap mad bertemu Lin Sukun Aridh akan berhenti, seperti itulah pandanganku ketika melihatmu.
Layaknya huruf Tafkhim, namamu pun bercetak tebal di fikiranku
Seperti Hukum Imalah yg dikhususkan untuk Ro' saja, begitu juga aku yang hanya untukmu.
Semoga aku jadi yang terakhir untuk kamu seperti Mad Aridlilsukun.
14 November 2013
...adiL..
sabar mencari, syukur memberi
tiada paksaan dalam bersabar
tiada batasan dalam bersyukur
05 March 2013
...uLangtaNya...
kenapa aku diuji, ya Allah?
- Surah Al-Ankabut, ayat 2-3
: Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan (saja)
mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak
diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah
menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah
mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui
orang-orang yang dusta.
kenapa aku tidak dapat apa yang aku idamkan, ya Allah?
- Surah Al-Baqarah, ayat 216
: Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah
sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci
sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai
sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang
kamu tidak mengetahui.
kenapa ujian seberat ini, ya Allah?
- Surah Al-Baqarah, ayat 286
: Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan
kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang
diusahakannya dan ia mendapat seksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.
(Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika
kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan
kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada
orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada
kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah
kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami
terhadap kaum yang kafir."
kenapa aku rasa kecewa, ya Allah?
- Surah Ali 'Imran, ayat 139
: Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih
hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi
(darjatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.
bagaimana aku harus hadapi kesukaran ini, ya Allah?
- Surah Al-Baqarah, ayat 145
: Dan sesungguhnya jika kamu mendatangkan kepada orang-orang (Yahudi
dan Nasrani) yang diberi Al-Kitab (Taurat dan Injil), semua ayat
(keterangan), mereka tidak akan mengikuti kiblatmu, dan kamupun tidak
akan mengikuti kiblat mereka, dan sebahagian merekapun tidak akan
mengikuti kiblat sebahagian yang lain. Dan sesungguhnya jika kamu
mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu
-kalau begitu- termasuk golongan orang-orang yang zalim.
kepada siapa aku berharap, ya Allah?
- Surah At-Taubah, ayat 129
: Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah: "Cukuplah
Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal
dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arasy yang agung."
apa yang aku dapat daripada ujian ini, ya Allah?
- Surah At-Taubah, ayat 111
: Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan
harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan
Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang
benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al-Quran. Dan siapakah yang
lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan
jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.
aku tidak tahan dengan ujian ini, ya Allah
- Surah Yunus, ayat 12 : Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.
sampai bila aku harus merana, ya Allah?
- Surah Al-Insyirah, ayat 5-6 : Kerana sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
23 October 2012
...salam AidilAdha 1433H...
Diriwayatkan Imam Abu Daud dan an-Nasa'i daripada Anas dalam hadis yang bermaksud: "Sesungguhnya Allah menggantikan untuk kamu yang lebih baik daripada keduanya iaitu Aidiladha dan Aidilfitri."
31 July 2012
...al-iktiraf...
Ilaahi lastu lil Firdausi ahlan
Wahai Tuhan, ku tak layak ke Syurga-Mu
Walaa aqwaa ‘aalannaaril Jaahiimi
Namun tak pula aku sanggup ke Neraka-Mu
Fahabli taubatan waghfir dzunuubii
Ampunkan dosaku, Terimalah taubatku
Fa innaka ghoo firuudzzambil ‘adziimi
Sesungguhnya Engkaulah Pengampun dosa-dosa besar
Dzunuubii mitslu a’daadir rimaali
Dosa-dosaku bagaikan pepasir di pantai
Fahabli taubatan yaa dzal Jalaali
Terimalah taubatku Ya Tuhan Yang Maha Tinggi
Wa ‘umrii naaqishun fii kulli yaumi
Dan usiaku yang berkurang setiap hari
Wa dzambii zaa’idun kaaifah timali
Sementara dosa-dosaku bertambah setiap hari
Ilaahi ‘abdukal ‘aashi ataaka
Ya Tuhanku, hamba-Mu yang sering melakukan maksiat ini telah datang kepada-Mu
Muqirron bidzunuubii waqod da ‘aaka
Yang senantiasa berbuat dosa, dan sesungguhnya telah berdoa kepada-Mu
Fa in taghfir fa anta lidzaaka ahlun
Jika Kau berikan ampunan, maka itu adalah hak-Mu
Wa in tadrud faman narjuu siwaaka
Dan jika Kau tinggalkan, maka siapa lagi yang hendak kami harapkan
24 July 2012
11 May 2012
...rahmat - solawatun nabi...
Sallallahu 'ala Muhammad
- Selawat Allah ke atas Muhammad
Sallallahu 'alaihi wasallam
- Selawat salam dipohon lagi
Sallallahu 'ala Muhammad
- Selawat Allah ke atas Muhammad
Sallallahu 'alaihi wasallam
- Selawat salam dipohon lagi
- Wahai Nabi, salam atasmu
Ya Rasul salamun 'alaika
- Wahai Rasul, salam atasmu
Ya habibu salamun 'alaika
- Wahai kekasih, salam atasmu
Solawatullah 'alaika
- Selawat Allah ke atasmu
Ashrokol badru 'alaina
- Bulan purnama menyinari kita
Fahtafat minhul buduru
- Hilang segala cahaya
Misla husnika ma roaina
- Indah menawan tidak pernah dilihat
Kottu ya wajhas sururi
- Wajah gembira sepanjang hayat
Anta syamsun anta badru
- Kaulah matahari, kaulah bulan
Anta nurun fauko nuri
- Kaulah cahaya mengatasi cahaya
Anta iksiruw wagholi
- Kaulah rahsia hidup mulia
Anta misbahus suduri
- Kaulah menyuluhi jiwa
Ya habibi Ya Muhammad
- Wahai kekasihku, ya Muhammad
Ya 'arusal hofikoini
- Wahai pendamping indah sejagat
Ya muayyad Ya mumajjad
- Wahai Nabi dijulang dipuja
Ya imamal kiblataini
- Wahai imam 2 kiblat
Marro a wajhaka yas 'ad
- Bahagialah orang yang memandang wajahmu
Ya karimal walidaini
- Wahai penghulu keturunan mulia
Haudhukas sofil mubarrad
- Kolam airmu sejuk jernih
Wirduna yauman nushuri
- Kunjungi kami pada hari akhirat
Ma roainal 'isa hannat
- Sepanjang malam unta berjalan
Bissuro illa ilaika
- Tiada berhenti rindukanmu
Wal ghomamat kot azollat
- Engkau dipayungi awan putih
Walmala sollu 'alaika
- Dan Malaikat turut berselawat
'Alimus sirri wa ahfa
- Allah mengetahui rahsia sulit
Mustajibud da'awati
- Dia-lah menyahut semua seruan
Robbi irhamna jami'a
- Wahai Tuhan, rahmatilah kami
Bijami'is solihati
- Dengan segala amalan soleh
Wa solatullah 'ala Ahmad
- Selawat Allah ke atas Ahmad (Muhammad)
'Adda tahriris suturi
- Sebanyak baris kertas ditulis
Ahmadul hadi Muhammad
- Ahmad (Muhammad) petunjuk jalan
Sohibul wajhil munir
- Empunya wajah berseri menawan
Sallallahu 'ala Muhammad
- Selawat Allah ke atas Muhammad
Sallallahu 'alaihi wasallam
- Selawat salam dipohon lagi
Sallallahu 'ala Muhammad
- Selawat Allah ke atas Muhammad
Sallallahu 'alaihi wasallam
- Selawat salam dipohon lagi
Allahumma solli wasallim wabarik 'alaika
- Wahai Tuhan, selawat & salam & keberkatan atasnya
27 March 2012
...meRaK...
[31:18] - Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia kerana sombong dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.
[2:87] - Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al-Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya berturut-turut sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran mukjizat kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul-Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu pelajaran yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu angkuh; maka beberapa orang di antara mereka kamu dustakan dan beberapa orang yang lain kamu bunuh?
[2:87] - Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al-Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya berturut-turut sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran mukjizat kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul-Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu pelajaran yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu angkuh; maka beberapa orang di antara mereka kamu dustakan dan beberapa orang yang lain kamu bunuh?
24 January 2012
...taQwa...
itu adalah manusia beserta apa yang dikerjakannya seizinNya...
------------------------------------------------------------
yang membezakan iman seseorang manusia adalah ketaqwaannya...
------------------------------------------------------------
apa yang dikerjakannya - apa?!! apa?!! kita pernah tanya tak?!!
makanya, kita tanyalah sekarang...
------------------------------------------------------------
WAJIB kita sebagai manusia tidak mengira asal, rupa, keturunan, bangsa, usia, warna kulit, status untuk mengerjakan Al-Quran dan Sunnah...sebab dengan begitu, kita takkan tersesat selamanya...rujuklah hadis wasiat di sebelah kanan...terime kasih :)
------------------------------------------------------------
Al-Quran itu petunjuk kita...Sunnah itu perjalanan kita...
------------------------------------------------------------
kita kenal Al-Quran, kita kenal iman, insyaAllah...
------------------------------------------------------------
kita yang beriman (yakin & percaya) dengan agama Islam adalah sama...yang membezakan: ayuhlah celikkan hati...mari kita rujuk apa yang kita kerjakan sama-sama...soalan kita: di manakah letaknya taqwa kita?!!
adakah kita baca Al-Quran?
adakah kita baca dan faham Al-Quran?
adakah kita baca dan faham dan laksanakan Al-Quran?
adakah kita baca Al-Quran dan menyampaikan agar orang lain baca Al-Quran?
adakah kita baca dan faham Al-Quran dan menyampaikan agar orang lain baca Al-Quran?
adakah kita baca dan faham dan laksanakan Al-Quran dan menyampaikan agar orang lain baca Al-Quran?
adakah kita baca dan faham Al-Quran dan menyampaikan agar orang lain baca dan faham Al-Quran?
adakah kita baca dan faham dan laksanakan Al-Quran dan menyampaikan agar orang lain baca dan faham Al-Quran?
adakah kita baca dan faham dan laksanakan Al-Quran dan menyampaikan agar orang lain baca dan faham dan laksanakan Al-Quran?
adakah kita baca dan faham dan laksanakan Al-Quran dan menyampaikan agar orang lain baca dan faham dan laksanakan Al-Quran dan menyampaikan agar orang lain baca dan faham dan laksanakan Al-Quran dan menyampaikan agar orang lain baca dan faham dan laksanakan Al-Quran dan menyampaikan agar...(kesimpulan di sini: sunnah Allah itu berterusan/berpanjangan) kata kuncinya - menyampaikan...
apa yang disampaikan?!!
kepentingan Al-Quran...
untuk dibaca sahajakah?
untuk dibaca dan difahamkan sahajakah?
untuk dibaca dan difaham dan dilaksanakan sahajakah?
untuk dibaca dan difaham dan dilaksanakan dan disampaikan sahajakah?
ayuhlah kembali kepadaNya, sama-sama kita berkongsi rahsia Al-Quran...
----------------------------------------------------------------
[6:125] - Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, nescaya Dia melapangkan dadanya untuk memeluk agama Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, nescaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan seksa kepada orang-orang yang tidak beriman.
wallahu a'lam...
------------------------------------------------------------
yang membezakan iman seseorang manusia adalah ketaqwaannya...
------------------------------------------------------------
apa yang dikerjakannya - apa?!! apa?!! kita pernah tanya tak?!!
makanya, kita tanyalah sekarang...
------------------------------------------------------------
WAJIB kita sebagai manusia tidak mengira asal, rupa, keturunan, bangsa, usia, warna kulit, status untuk mengerjakan Al-Quran dan Sunnah...sebab dengan begitu, kita takkan tersesat selamanya...rujuklah hadis wasiat di sebelah kanan...terime kasih :)
------------------------------------------------------------
Al-Quran itu petunjuk kita...Sunnah itu perjalanan kita...
------------------------------------------------------------
kita kenal Al-Quran, kita kenal iman, insyaAllah...
------------------------------------------------------------
kita yang beriman (yakin & percaya) dengan agama Islam adalah sama...yang membezakan: ayuhlah celikkan hati...mari kita rujuk apa yang kita kerjakan sama-sama...soalan kita: di manakah letaknya taqwa kita?!!
adakah kita baca Al-Quran?
adakah kita baca dan faham Al-Quran?
adakah kita baca dan faham dan laksanakan Al-Quran?
adakah kita baca Al-Quran dan menyampaikan agar orang lain baca Al-Quran?
adakah kita baca dan faham Al-Quran dan menyampaikan agar orang lain baca Al-Quran?
adakah kita baca dan faham dan laksanakan Al-Quran dan menyampaikan agar orang lain baca Al-Quran?
adakah kita baca dan faham Al-Quran dan menyampaikan agar orang lain baca dan faham Al-Quran?
adakah kita baca dan faham dan laksanakan Al-Quran dan menyampaikan agar orang lain baca dan faham Al-Quran?
adakah kita baca dan faham dan laksanakan Al-Quran dan menyampaikan agar orang lain baca dan faham dan laksanakan Al-Quran?
adakah kita baca dan faham dan laksanakan Al-Quran dan menyampaikan agar orang lain baca dan faham dan laksanakan Al-Quran dan menyampaikan agar orang lain baca dan faham dan laksanakan Al-Quran dan menyampaikan agar orang lain baca dan faham dan laksanakan Al-Quran dan menyampaikan agar...(kesimpulan di sini: sunnah Allah itu berterusan/berpanjangan) kata kuncinya - menyampaikan...
apa yang disampaikan?!!
kepentingan Al-Quran...
untuk dibaca sahajakah?
untuk dibaca dan difahamkan sahajakah?
untuk dibaca dan difaham dan dilaksanakan sahajakah?
untuk dibaca dan difaham dan dilaksanakan dan disampaikan sahajakah?
ayuhlah kembali kepadaNya, sama-sama kita berkongsi rahsia Al-Quran...
----------------------------------------------------------------
[6:125] - Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, nescaya Dia melapangkan dadanya untuk memeluk agama Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, nescaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan seksa kepada orang-orang yang tidak beriman.
wallahu a'lam...
08 January 2012
...aKuan paLsu...
bismillahirrahmanirrahim...
barangsiapa yang mengakui 3 perkara tetapi tidak menyucikan diri dari 3 perkara yang lain, maka dia adalah orang yang tertipu...
barangsiapa yang mengakui 3 perkara tetapi tidak menyucikan diri dari 3 perkara yang lain, maka dia adalah orang yang tertipu...
- orang yang mengaku kemanisan berzikir kepada Allah - tetapi dia menCINTAI dunia
- orang yang mengaku CINTA ikhlas di dalam beramal - tetapi dia ingin mendapat sanjungan manusia
- orang yang mengaku CINTA kepada Tuhan yang menciptakannya - tetapi dia takut merendahkan dirinya
[Surah Asy-Syams, ayat 8-10]
maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu jalan kefasikan dan ketakwaannya,
sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,
dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.
------------------------------------------------------------------
Rasulullah s.a.w. telah bersabda : " Akan datang waktunya, umatku akan menCINTAI 5 dan lupa kepada yang 5:
- Mereka CINTA kepada dunia. Mereka lupa kepada akhirat.
- Mereka CINTA kepada harta benda. Mereka lupa kepada hisab.
- Mereka CINTA kepada makhluk. Mereka lupa kepada Al-Khalik.
- Mereka CINTA kepada dosa. Mereka lupa kepada taubat.
- Mereka CINTA kepada gedung-gedung mewah. Mereka lupa kepada kubur."
Wallahu a'lam...
05 January 2012
...raWAn...
- Surah Al-Fatihah dapat memadam kemurkaan Allah
- Surah Yaasin dapat menghilangkan rasa dahaga/kehausan pada hari kiamat
- Surah Ad-Dukhan dapat membantu kita ketika menghadapi ujian Allah pada hari kiamat
- Surah Al-Waqiah dapat melindungi kita daripada ditimpa kesusahan atau fakir
- Surah Al-Mulk dapat meringankan azab di dalam kubur
- Surah Al-Kautsar dapat merelaikan segala perbalahan
- Surah Al-Kafirun dapat menghalang kita daripada menjadi kafir ketika menghadapi kematian
- Surah Al-Ikhlas dapat melindungi kita daripada menjadi golongan munafik
- Surah Al-Falaq dapat menghapuskan perasaaan hasad dengki
- Surah An-Nas dapat melindungi kita daripada ditimpa penyakit was-was
Maka, hidupkanlah Al-Quran,wahai sahabat-sahabatku...insyaAllah :)
03 January 2012
...LenTing...
Soalan 1: Surah manakah yang jumlah kalimatnya sama dengan seluruh jumlah surah Al-Quran?
Jawapan: Surah At-Takwir
Soalan 2: Surah manakah yang dikenal dengan sebutan "jantung" Al-Quran?
Jawapan: Surah Yaasin
Soalan 3: Surah manakah yang dikenal dengan silsilah nasab Allah s.w.t.?
Jawapan: Surah Al-Ikhlas
Soalan 4: Berapakah jumlah surah Al-Quran yang memiliki ayat sajadah wajib?
Jawapan: Empat surah (As-Sajadah, Fussilat, An-Najm dan Al-'Alaq)
Soalan 5: Surah manakah yang dikenal sebagai surah Imam Husain r.a.?
Jawapan: Surah Al-Fajr
Soalan 6: Surah manakah yang memiliki nama yang sama dengan salah satu nama sungai di Iran?
Jawapan: Surah An-Nur
Soalan 7: Berapa surah yang dimulai dengan ungkapan 'Alhamdulillah'?
Jawapan: Lima surah (Al-Fatihah, Al-An'am, Al-Kahfi, Saba' dan Faathir)
Soalan 8: Surah Al-Quran manakah yang memiliki lebih daripada sepuluh nama?
Jawapan: Surah Al-Fatihah
Jawapan: Surah At-Takwir
Soalan 2: Surah manakah yang dikenal dengan sebutan "jantung" Al-Quran?
Jawapan: Surah Yaasin
Soalan 3: Surah manakah yang dikenal dengan silsilah nasab Allah s.w.t.?
Jawapan: Surah Al-Ikhlas
Soalan 4: Berapakah jumlah surah Al-Quran yang memiliki ayat sajadah wajib?
Jawapan: Empat surah (As-Sajadah, Fussilat, An-Najm dan Al-'Alaq)
Soalan 5: Surah manakah yang dikenal sebagai surah Imam Husain r.a.?
Jawapan: Surah Al-Fajr
Soalan 6: Surah manakah yang memiliki nama yang sama dengan salah satu nama sungai di Iran?
Jawapan: Surah An-Nur
Soalan 7: Berapa surah yang dimulai dengan ungkapan 'Alhamdulillah'?
Jawapan: Lima surah (Al-Fatihah, Al-An'am, Al-Kahfi, Saba' dan Faathir)
Soalan 8: Surah Al-Quran manakah yang memiliki lebih daripada sepuluh nama?
Jawapan: Surah Al-Fatihah
- Al-Fatihah (Pembuka)
- Fatihatul Kitab (Pembukaan Kitab)
- Ummul Kitab (Induk Kitab)
- Ummul Quran (Induk Quran)
- As-Sabu'ul Matsani (Tujuh yang Berulang)
- As-Solah (Solat)
- Al-Hamd (Pujian)
- Al-Wafiyah (Yang Sempurna)
- Al-Kanz (Simpanan yang Tebal)
- Asy-Syafiyah (Yang Menyembuhkan)
- Asy-Syifa' (Ubat)
- Al-Kafiyah (Yang Mencukupi)
- Al-Asas (Pokok)
- Ar-Ruqyah (Mantera)
- Asy-Syukru (Syukur)
- Ad-Du'au (Doa)
- Al-Waqiyah (Yang Melindungi)
Soalan 9: Siapakah orang pertama yang menulis ilmu tajwid?
Jawapan: Abu 'Ubaid Qasim bin Salam
Soalan 10: Siapakah orang pertama yang telah menerjemahkan Al-Quran ke dalam bahasa Persia pada zaman Rasulullah s.a.w.?
Jawapan: Salman al-Farisi
Soalan 11: Siapakah orang pertama yang meletakkan titik di dalam Al-Quran?
Jawapan: Abul Aswad ad-Du'ali
Soalan 12: Dalam ayat manakah kalimat Allah diulangi sebanyak 6 kali?
Jawapan: Surah Al-Baqarah ayat 282
- Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, maka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. Jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah keadaannya atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, makahendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki di antaramu. Jika tak ada dua orang lelaki, maka boleh seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu redhai, supaya jika seorang lupa maka yang seorang mengingatkannya. Janganlah saksi-saksi itu enggan memberi keterangan apabila mereka dipanggil;dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besarsampai batas waktu membayarnya. Yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak menimbulkan keraguanmu. Tulislah muamalah itu, kecuali jika muamalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu, maka tidak ada dosa bagi kamu jika kamu tidak menulisnya. Dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli; dan janganlah penulis dan saksi saling sulit menyulitkan. Jika kamu lakukan yang demikian, maka sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. Dan bertakwalah kepada Allah, Allah mengajarmu; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Soalan 13: Di dalam ayat manakah tatacara berwudhu dijelaskan?
Jawapan: Surah Al-Maa'idah ayat 6
- Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan solat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan basuh kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmatNya bagimu, supaya kamu bersyukur.
Soalan 14: Di dalam surah manakah solat lima waktu disebutkan?
Jawapan: Surah Al-Israa' ayat 78
- Dirikanlah solat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan dirikanlah pula solat Subuh. Sesungguhnya solat Subuh itu disaksikan oleh malaikat.
Soalan 15: Di dalam surah manakah masalah wilayah disebutkan?
Jawapan: Surah An-Nisa'
Soalan 16: Surah manakah berakhiran dengan huruf raa'?
Jawapan: Surah Al-Kautsar
Soalan 17: Surah manakah yang berhubungan dengan Imam Ali r.a.?
Jawapan: Surah Al-'Aadiyat
Soalan 18: Dalam kurun waktu berapa tahunkah surah-surah Madaniyah diturunkan?
Jawpan: Sepuluh tahun
Soalan 19: Siapakah dua figur wanita di dalam Al-Quran yang telah banyak mendapatkan sanjungan Ilahi?
Jawapan: Siti Maryam dan Siti Asiyah (isteri Firaun)
Soalan 20: Surah Al-Quran manakah yang memiliki erti "Wanita yang Diuji"?
Jawapan: Surah Al-Mumtahanah
Soalan 21: Siapakah dua orang wanita yang telah dicela oleh Al-Quran?
Jawapan: Isteri Nabi Luth a.s. dan isteri Nabi Nuh a.s.
Soalan 22: Siapakah wanita yang telah mendapatkan jolokan "at-Thayyibah" (wanita yang berbudi baik) di dalam Al-Quran?
Jawapan: Siti Maryam
Soalan 23: Surah apakah yang terakhir diturunkan kepada Rasulullah s.a.w.?
Jawapan: Surah Al-Maa'idah ayat 3
- Diharamkan bagimu memakan bangkai, darah, daging babi, daging haiwan yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamumenyembelihnya, dan diharamkan bagimu yang disembelih untuk berhala. Dan diharamkan juga mengundi nasib dengan anak panah, mengundi nasib dengan anak panah itu adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk mengalahkan agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepadaKu. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu ahgamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu dan telah Kuredhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barangsiapa terpaksa kerana kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Soalan 24: Berapa huruf, kalimat dan ayat yang dimiliki oleh wahyu terakhir Al-Quran?
Jawapan: 79 huruf, 20 kalimat dan 6 ayat
Soalan 25: Surah manakah yang terakhir diturunkan di Madinah?
Jawapan: Surah Al-Maa'idah
Soalan 26: Surah manakah yang diturunkan terakhir secara keseluruhan?
Jawapan: Surah Al-Ikhlas
Soalan 27: Surah manakah yang terakhir diturunkan di Makkah?
Jawapan: Surah Ar-Ruum
Soalan 28: Di surah manakah terdapat ayat hijab?
Jawapan: Surah An-Nur ayat 31
- Katakanlah kepada wanita yang beriman:"Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereeka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan terhadap wanita atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.
Soalan 29: Ayat 'Alhamdulillahi Rabb'il 'alamin' disebutakn dalam berapa surah?
Jawapan: Enam surah (Al-Fatihah, Ash-Shaaffat, Al-Mukmin, Az-Zumar, Yunus dan Al-An'am)
Soalan 30: Di dalam surah manakah disebutkan lima macam makanan?
Jawapan: Surah Al-Baqarah ayat 61
- Dan ingatlah, ketika kamu berkata:"Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, iaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya." Musa berkata:"Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta." Lalu ditimpakanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu terjadi kerana mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu terjadi kerana mereka selalu berbuat derhaka dan melampaui batas.
Soalan 31: Di dalam surah apakah Allah membicarakan mengenai diriNya?
Jawapan: Surah Al-Baqarah ayat 186
- Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah, bahawasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepadaKu. maka hendaklah mereka itu memenuhi segala perintahKu dan hendaklah mereka beriman kepadaKu, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.
Soalan 32: Dalam berapa ayat Al-Quran Rasulullah s.a.w. disebutkan?
Jawapan: Dalam 305 ayat
Soalan 33: Di dalam ayat manakah nama kelima-lima nabi 'Ulul Azmi disebutkan?
Jawapan: Surah Al-Ahzab ayat 7
- Dan ingatlah ketika Kami mengambil perjanjian dari nabi-nabi dan dari kamu sendiri, dari Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa putera Maryam, dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang teguh.
Soalan 34: Berapakah jumlah surah Al-Quran yang memiliki nama para nabi a.s.?
Jawapan: Enam surah (Muhammad, Ibrahim, Nuh, Hud, Yunus dan Yusuf)
Soalan 35: Di dalam Al-Quran, berapakah nabi yang disebut sebagai suri tauladan yang baik?
Jawapan: Dua orang (Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Muhammad s.a.w.)
Soalan 36: Surah-surah apakah yang dinisbatkan kepada Rasulullah s.a.w.?
Jawapan: Surah Toha, Yaasin, Al-Muzzammil dan Al-Muddatsir
Soalan 37: Terdapat di dalam surah amanakah kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis?
Jawapan: Surah Saba'
Soalan 38: Surah apakah yang pertama sekali diturunkan?
Jawapan: Surah Al-'Alaq
Soalan 39: Berapakah ayat dan kalimat yang dimiliki oleh surah Al-Quran yang pertama sekali diturunkan?
Jawapan: 7 ayat dan 29 kalimat
Soalan 40: Surah mankah yang pertama sekali diterjemahkan ke dalam bahasa Persia?
Jawapan: Surah Al-Fatihah
Soalan 41: Surah apakah yang pertama sekali turun di Madinah?
Jawapan: Surah Al-Mutaffifin
Soalan 42: Terdapat di dalam ayat manakah doa pertama Al-Quran?
Jawapan: Surah Al-Baqarah ayat 126
- Dan ingatlah ketika Ibrahim berdoa:"Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman:"Dan kepada orang yang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani seksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali."
Soalan 43: Ayat apakah yang dibaca oleh kepala terpenggal Imam Husain r.a. di kota Syam?
Jawapan: Surah Al-Kahfi ayat 9
- Apakah kamu mengira bahawa orang-orang yang mendiami gua dan yang mempunyai raqim itu, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang menghairankan?
Soalan 44: Berapa kalikah nama Rasulullah s.a.w. disebutkan di dalam Al-Quran?
Jawapan: Lima kali; 1 kali Ahmad dan 4 kali Muhammad
Soalan 45: Nama nabi manakah yang lebih sering disebutkan dalam Al-Quran?
Jawapan: Nabi Musa a.s.
Soalan 46: Kisah Al-Quran manakah yang mendapat jolokan 'Ahsan al-Qasas' (Kisah Terbaik)?
Jawapan: Kisah Nabi Yusuf a.s.
Soalan 47: Terdapat di dalam surah manakah kisah Isra' dan Mikraj Rasulullah s.a.w.?
Jawapan: Surah Al-Israa'
Soalan 48: Siapakah satu-satunya wanita yang disebutkan namanya di dalam Al-Quran?
Jawapan: Siti Maryam
Soalan 49: Surah manakah yang kaum wanita disarankan untuk banyak membacanya?
Jawapan: Surah An-Nur
Soalan 50: Surah manakah yang turun berkenaan dengan Sayidah Fatimah az-Zahraa a.s.?
Jawapan: Surah Al-Kautsar
Soalan 51: Nama surah manakah yang bererti "kaum wanita"?
Jawapan: Surah An-Nisa'
Soalan 52: Berapakah jumlah surah Al-Quran yang memiliki nama binatang?
Jawapan: Lima surah (An-Nahl, Al-Ankabut, An-Naml, Al-Baqarah, dan Al-Fiil)
Soalan 53: Burung apakah yang telah memusnahkan pasukan Abrahah?
Jawapan: Burung ababil
Soalan 54: Binatang apakah yang telah membinasakan Raja Namrud?
Jawapan: Nyamuk
Soalan 55: Binatang apakah yang pernah mendapatkan wahyu?
Jawapan: Lebah (Surah An-Nahl ayat 68)
- Dan Tuhanmu mengilhamkan kepada lebah:"Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohin-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia."
Soalan 56: Siapakah orang-orang yang telah mengumpulkan Al-Quran pada zaman Rasulullah s.a.w.?
Jawapan: Imam Ali a.s., Mu'adz bin Jabal, Zaid bin Tsabit, Ubai bin Kaab dan Abu Zaid bin Nu'man
Soalan 57: Siapakah orang pertama yang mengarang tafsir Al-Quran?
Jawapan: Said bin Jubair
Soalan 58: Siapakah orang pertama yang mengumpulkan Al-Quran?
Jawapan: Imam Ali a.s.
Soalan 59: Apakah minuman terbaik yang disebutkan oleh Al-Quran?
Jawapan: Air susu
Soalan 60: Apakah binatang terkecil yang disebutkan di dalam Al-Quran?
Jawapan: Nyamuk
Soalan 61: Apakah malam terbaik menurut pandangan Al-Quran?
Jawapan: Malam Lailatul Qadar
Soalan 62: Apakah cara terbaik untuk membaca Al-Quran?
Jawapan: Secara tartil
Soalan 63: Apakah kitab-kitab samawi yang diturunkan pada bulan Ramadhan?
Jawapan: Al-Quran, Injil, Taurat, Zabur dan suhuf-suhuf
Soalan 64: Buku apakah yang dikenal dengan sebutan Ukhtul Qur'an (saudari Al-Quran)?
Jawapan: Buku Ash-Shahifah as-Sajjadiyah
Soalan 65: Siapakah di antara Imam a.s. yang memiliki suara yang indah ketika membaca Al-Quran?
Jawapan: Imam Sajjad a.s.
Soalan 66: Terdapat di dalam surah apakah ayat Al-Quran yang paling pendek?
Jawapan: Surah Ar-Rahman ayat 64 (mudhaammatan)
- kedua syurga itu kelihatan hijau tua warnanya
Soalan 67: Apakah bulan yang terbaik menurut Al-Quran?
Jawapan: Bulan Ramadhan
Soalan 68: Apakah ayat yang terpanjang di dalam Al-Quran?
Jawapan: Surah Al-Baqarah ayat 282
Soalan 69: Terdapat di dalam surah manakah angka terbesar yang disebutkan di dalam Al-Quran?
Jawapan: Surah Al-Anfaal ayat 65
- Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin itu untuk berperang. Jika ada 20 orang yang sabar di antara kamu, nescaya mereka dapat mengalahkan 200 orang musuh. Dan jika ada 100 orang yang sabar di antaramu, mereka dapat mengalahkan 1000 daripada orang-orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti.
Soalan 70: Apakah huruf yang lebih sering digunakan di dalam Al-Quran?
Jawapan: Huruf Alif
Soalan 71: Apakah huruf yang lebih jarang digunakan di dalam Al-Quran?
Jawapan: Huruf Zha'
Soalan 72: Apakah kalimat Al-Quran yang terpanjang dan terdapat dalam surah apa?
Jawapan: Faaskoina kumuuhu dalam Surah Al-Hijr ayat 22
- Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengahwinkan tumbuh-tumbuhan dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya.
Soalan 73: Berapakah jumlah huruf yang dimiliki oleh surah Al-Quran yang terpanjang?
Jawapan: 25,500 huruf (Surah Al-Baqarah)
Soalan 74: Berapakah jumlah huruf yang dimiliki oleh surah Al-Quran yang terpendek?
Jawapan: 42 huruf (Surah Al-Kautsar)
Soalan 75: Di manakah surah pertama Al-Quran diturunkan?
Jawapan: Di Makkah
Soalan 76: Terletak di manakah ayat pertama yang memiliki sujud wajib?
Jawapan: Surah As-Sajadah
Soalan 77: Apakah surah pertama yang dimulai dengan kata "qul"?
Jawapan: Surah Al-Ikhlas
Soalan 78: Apakah ayat pertama yang akan dibaca oleh Imam Mahdi a.s. ketika beliau muncul kembali?
Jawapan: Surah Hud ayat 86
- Sisa keuntungan dari Allah adalah lebih baik bagimu jika kamu orang-orang yang beriman. Dan aku bukanlah seorang penjaga atas dirimu
Soalan 79: Surah apakah yang dikenal dengan sebutan 'Raihanatul Qur'an'?
Jawapan: Surah Yaasin
Soalan 80: Surah manakah yang dinisbatkan kepada para malaikat?
Jawapan: Surah Faathir
Soalan 81: Dalam kurun waktu berapa tahunkah surah-surah Makkiyah diturunkan?
Jawapan: Tiga belas tahun
Soalan 82: Apakah hiasan Al-Quran?
Jawapan: Suara yang indah
Soalan 83: Apakah musim semi Al-Quran?
Jawapan: Bulan Ramadhan
Soalan 84: Apakah zikir terbaik?
Jawapan: Membaca Al-Quran
Soalan 85: Terdapat di dalam surah manakahperintah untuk berselawat kepada Rasulullah s.a.w.?
Jawapan: Surah Al-Ahzab ayat 56
- Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNya berselawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.
20 December 2011
04 December 2011
...Allah SWT & epal...
assalamualaikum...
lewat pertemuan dengan kak D telah memecah kebuntuanku...
sungguhlah, aku yang kerdil masih tidak mampu merasakan ke'dekat'anNya...
peluang bersembang cabaran hidupku bersama kak D (manis,pahit,tawar,masam,masin - segala rempah asam garam yang menguji) - ada timbul kekusutan dalam mencari hikmah di sebalik setiap peristiwa...
iya, benar - aku yakin setiap perkara adalah yang terbaik...
kak D: liza, bila sebut epal, liza tau tak epal itu apa?
liza: tau...
kak D: epal itu apa?
liza: epal itu sejenis buah, ade kaler hijau, kaler merah and rase epallah...
kak D: haa, dapat rase kan?tak kesahlaa masam ke manis ke...pastu liza dapat bayangkan camne rupenye,bentuknye...walaupun...epal tu takde kat sini...takde kat depan mata ni...tapi...akak sebut je epal, liza tau kan epal itu apa?
liza: haah...taulaa epal itu apa...(dalam kepala tengah nampak epal)
kak D: ok sekarang...akak sebut Allah...siapa Allah? ape yang liza nampak?
liza: Allahuakbar...blank saya...
kak D: tapi kenape sebut epal, nampak epal? sebut Allah, blank?
liza: sebab liza kenal epal...
kak D: makanya, dah tau laa jawapannya...bile kenal epal, takde epal which is epal tu ghaib pun boleh nampak -sentiasa nampak hanya dengan sebut...so, lepas ni, cubelaa betul2 kenal Allah...dengan itu, bile sebut, akan nampak Allah...bukan saja2 sebut OK...
dari sini, bolehlaa disimpulkan Allah itu Maha Esa...Dia dekat dengan kite...cuma kite je yang tak betul2 nak rasai...tak sungguh2 nak kenal...
contoh mudah: asal jatuh je barang ataupun terlanggar dinding ataupun tersadung kaki, laju aje mulut tu melafazkan "Ya Allah"...tapi itu cuma lafaz di bibir...dah biasa diungkapkan - tiada roh di situ...
ayuhlah kita muhasabah diri...untuk nampak Allah...Allah memang nampak kite...
ambik pengajaran - selagi kite lagi senang nampak epal drpd nampak Allah, kite belum cukup kenal Allah lah tu...
wallahu a'lam...
terime kasih buat kak D atas perkongsian...
lewat pertemuan dengan kak D telah memecah kebuntuanku...
sungguhlah, aku yang kerdil masih tidak mampu merasakan ke'dekat'anNya...
peluang bersembang cabaran hidupku bersama kak D (manis,pahit,tawar,masam,masin - segala rempah asam garam yang menguji) - ada timbul kekusutan dalam mencari hikmah di sebalik setiap peristiwa...
iya, benar - aku yakin setiap perkara adalah yang terbaik...
kak D: liza, bila sebut epal, liza tau tak epal itu apa?
liza: tau...
kak D: epal itu apa?
liza: epal itu sejenis buah, ade kaler hijau, kaler merah and rase epallah...
kak D: haa, dapat rase kan?tak kesahlaa masam ke manis ke...pastu liza dapat bayangkan camne rupenye,bentuknye...walaupun...epal tu takde kat sini...takde kat depan mata ni...tapi...akak sebut je epal, liza tau kan epal itu apa?
liza: haah...taulaa epal itu apa...(dalam kepala tengah nampak epal)
kak D: ok sekarang...akak sebut Allah...siapa Allah? ape yang liza nampak?
liza: Allahuakbar...blank saya...
kak D: tapi kenape sebut epal, nampak epal? sebut Allah, blank?
liza: sebab liza kenal epal...
kak D: makanya, dah tau laa jawapannya...bile kenal epal, takde epal which is epal tu ghaib pun boleh nampak -sentiasa nampak hanya dengan sebut...so, lepas ni, cubelaa betul2 kenal Allah...dengan itu, bile sebut, akan nampak Allah...bukan saja2 sebut OK...
dari sini, bolehlaa disimpulkan Allah itu Maha Esa...Dia dekat dengan kite...cuma kite je yang tak betul2 nak rasai...tak sungguh2 nak kenal...
contoh mudah: asal jatuh je barang ataupun terlanggar dinding ataupun tersadung kaki, laju aje mulut tu melafazkan "Ya Allah"...tapi itu cuma lafaz di bibir...dah biasa diungkapkan - tiada roh di situ...
ayuhlah kita muhasabah diri...untuk nampak Allah...Allah memang nampak kite...
ambik pengajaran - selagi kite lagi senang nampak epal drpd nampak Allah, kite belum cukup kenal Allah lah tu...
wallahu a'lam...
terime kasih buat kak D atas perkongsian...
17 November 2011
...uSaH sOmbonG...
Entah di mana agaknya sekalian manusia meletakkan nilai Al-Quran yang agung?!!
Sampai boleh kalah dengan masa-masa yang lain. Bergembira guling-gulinglah syaitan mentertawakan anak cucu Adam ini...
Surah Al-A'raaf Ayat 27:
Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari syurga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.
Nikmat belajar Al-Quran bukan sesuatu yang biasa-biasa...Ianya keWAJIBan...
Surah Faathir Ayat 15:
Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah, Dia-lah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.
Surah Toha Ayat 100:
Barangsiapa berpaling daripada Al-Quran, maka sesungguhnya ia akan memikul dosa yang besar di hari kiamat.
Allah tidak memerlukan kita, Islam juga tidak akan pernah rugi tanpa kita yang riak dan sombong dengan kehidupan dunia semata.
Surah Al-Isra' Ayat 37:
Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, kerana sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.
Makanya, apakah sebenarnya yang manusia cari? Sehingga membuatnya lalai?
Surah Ali 'Imran Ayat 14:
Dijadikan indah pada pandangan manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini iaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (syurga).
Apabila sampai seru untuk kita melakukan kebaikan, untuk mencari sedikit bekalan kehidupan (akhirat), tetapi kita tetap berdusta dan berkeras untuk terus dengan gaya hidup kita - apakah pendirian kita? Masih lagi mengisi masa tanpa tujuan dengan alasan belum bersedia untuk serius? Berilah ruang dan peluang untuk bermuhasabah.
Surah Al-Fatihah Ayat 6:
Tunjukilah kami ke jalan yang lurus.
Hampir setiap waktu kita mohon. Sudah semestinya sekurang-kurangnya 17 kali setiap ketika memenuhi tuntutan solat fardhu sehari semalam. Mengapa tidak terlihat pun jalan yang lurus ini?
Sebenarnya sudah banyak kali Allah makbulkan permintaan kita itu. Setiap kali datangnya ajakan teman ke arah kebaikan, setiap kali itulah Allah memakbulkan doa kita moga ditunjukkan jalan yang lurus. Tetapi, ada di antara kita yang menolak dan menolak lagi sehinggakan tidak lagi merasakan ianya petunjukNya. Adakah kita hendak terus berharap akan ada lagi ajakan ke arah kebaikan di masa akan datang? Adakah kebaikan itu akan terus mengejar kita?
Sampai bila kita mahu beralasan?
Renungilah kata-kata Imam Hasan Al-Basri:
"Sesungguhnya aku sedang menasihati kamu, bukanlah bererti akulah yang terbaik dalam kalangan kamu. Bukan juga yang paling soleh dalam kalangan kamu, kerana aku juga pernah melampaui batas untuk diri sendiri. Seandainya seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila dia sempurna, nescaya tidak akan ada pendakwah. Maka akan jadi sedikitlah orang yang memberi peringatan."
Cuba dan berusahalah untuk tidak menilai dalam niat mencari ilmu kerana Allah. Ikuti dan renungilah pula kata-kata Saidina Ali r.a. :
Janganlah melihat kepada sesiapa yang berkata, lihatlah kepada apa yang dikatakan.
Berbalik kepada tajuk usah sombong - wahai sahabatku sekalian, usahlah sombong untuk sama-sama kita melangkah meniti perjalanan jalan yang diredhai Allah - jalan yang satu - jalan yang lurus - insyaAllah...
------------------------------------------------------------------------
Kisah Sombong 1
"Tengoklah nanti camne.InsyaAllah."
Apabila tiba saat yang dijanjikan, sahabatku membatalkan di saat-saat akhir. Berulang-ulang kali. Ini memperlekehkan agama. Ini SOMBONG. Mampukah kamu menjawab kepadaNya?
Kisah Sombong 2
"Aku nak bagitau kau something.Seriously aku tanak dan takkan follow.Hope you understand."
Jawabku: Aku tidak rugi apa-apa.Aku faham kau belum bersedia.
Tetapi sahabatku, janganlah jawab tanak dan takkan tanpa asas - ini SOMBONG. Mampukah kamu membuat Dia faham?
Kisah Sombong 3
"Kau baru belajar sikit, banyak lagi yang kau tak tahu. Tak payahlah nak tunjuk terer, bukan semua orang boleh terima. Kau nak jadi baik, kau jadilah baik. Jangan libatkan orang lain, pandai-pandailah, kubur kan lain-lain."
Ini SOMBONG yang amat nyata. Sahabatku, manakah hilangnya sifat berkasih-sayang sesama Muslim? Islam itu kan saling ingat-mengingati.
-----------------------------------------------------------------------
Surah Yunus Ayat 72:
Jika kamu berpaling dari peringatanku, aku tidak meminta upah sedikitpun daripadamu. Upahku tidak lain hanyalah dari Allah belaka, dan aku disuruh supaya aku termasuk golongan orang-orang yang berserah diri kepadaNya.
Surah Al-Furqan Ayat 57:
Katakanlah: "Aku tidak meminta upah sedikitpun kepada kamu dalam menyampaikan risalah itu, melainkan mengharapkan kepatuhan orang-orang yang mahu mengambil jalan kepada Tuhannya,"
Untuk itu, apakah amanah kita terhadap Allah?
Surah Yaasin Ayat 11:
Sesungguhnya kamu hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mahu mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah walaupun dia tidak melihatNya. Maka berilah mereka khabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.
Surah Ad-Dzariyat Ayat 55:
Dan tetaplah memberi peringatan, kerana sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.
Wallahu a'lam...
Sampai boleh kalah dengan masa-masa yang lain. Bergembira guling-gulinglah syaitan mentertawakan anak cucu Adam ini...
Surah Al-A'raaf Ayat 27:
Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari syurga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.
Nikmat belajar Al-Quran bukan sesuatu yang biasa-biasa...Ianya keWAJIBan...
Surah Faathir Ayat 15:
Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah, Dia-lah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.
Surah Toha Ayat 100:
Barangsiapa berpaling daripada Al-Quran, maka sesungguhnya ia akan memikul dosa yang besar di hari kiamat.
Allah tidak memerlukan kita, Islam juga tidak akan pernah rugi tanpa kita yang riak dan sombong dengan kehidupan dunia semata.
Surah Al-Isra' Ayat 37:
Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, kerana sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.
Makanya, apakah sebenarnya yang manusia cari? Sehingga membuatnya lalai?
Surah Ali 'Imran Ayat 14:
Dijadikan indah pada pandangan manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini iaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (syurga).
Apabila sampai seru untuk kita melakukan kebaikan, untuk mencari sedikit bekalan kehidupan (akhirat), tetapi kita tetap berdusta dan berkeras untuk terus dengan gaya hidup kita - apakah pendirian kita? Masih lagi mengisi masa tanpa tujuan dengan alasan belum bersedia untuk serius? Berilah ruang dan peluang untuk bermuhasabah.
Surah Al-Fatihah Ayat 6:
Tunjukilah kami ke jalan yang lurus.
Hampir setiap waktu kita mohon. Sudah semestinya sekurang-kurangnya 17 kali setiap ketika memenuhi tuntutan solat fardhu sehari semalam. Mengapa tidak terlihat pun jalan yang lurus ini?
Sebenarnya sudah banyak kali Allah makbulkan permintaan kita itu. Setiap kali datangnya ajakan teman ke arah kebaikan, setiap kali itulah Allah memakbulkan doa kita moga ditunjukkan jalan yang lurus. Tetapi, ada di antara kita yang menolak dan menolak lagi sehinggakan tidak lagi merasakan ianya petunjukNya. Adakah kita hendak terus berharap akan ada lagi ajakan ke arah kebaikan di masa akan datang? Adakah kebaikan itu akan terus mengejar kita?
Sampai bila kita mahu beralasan?
Renungilah kata-kata Imam Hasan Al-Basri:
"Sesungguhnya aku sedang menasihati kamu, bukanlah bererti akulah yang terbaik dalam kalangan kamu. Bukan juga yang paling soleh dalam kalangan kamu, kerana aku juga pernah melampaui batas untuk diri sendiri. Seandainya seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila dia sempurna, nescaya tidak akan ada pendakwah. Maka akan jadi sedikitlah orang yang memberi peringatan."
Cuba dan berusahalah untuk tidak menilai dalam niat mencari ilmu kerana Allah. Ikuti dan renungilah pula kata-kata Saidina Ali r.a. :
Janganlah melihat kepada sesiapa yang berkata, lihatlah kepada apa yang dikatakan.
Berbalik kepada tajuk usah sombong - wahai sahabatku sekalian, usahlah sombong untuk sama-sama kita melangkah meniti perjalanan jalan yang diredhai Allah - jalan yang satu - jalan yang lurus - insyaAllah...
------------------------------------------------------------------------
Kisah Sombong 1
"Tengoklah nanti camne.InsyaAllah."
Apabila tiba saat yang dijanjikan, sahabatku membatalkan di saat-saat akhir. Berulang-ulang kali. Ini memperlekehkan agama. Ini SOMBONG. Mampukah kamu menjawab kepadaNya?
Kisah Sombong 2
"Aku nak bagitau kau something.Seriously aku tanak dan takkan follow.Hope you understand."
Jawabku: Aku tidak rugi apa-apa.Aku faham kau belum bersedia.
Tetapi sahabatku, janganlah jawab tanak dan takkan tanpa asas - ini SOMBONG. Mampukah kamu membuat Dia faham?
Kisah Sombong 3
"Kau baru belajar sikit, banyak lagi yang kau tak tahu. Tak payahlah nak tunjuk terer, bukan semua orang boleh terima. Kau nak jadi baik, kau jadilah baik. Jangan libatkan orang lain, pandai-pandailah, kubur kan lain-lain."
Ini SOMBONG yang amat nyata. Sahabatku, manakah hilangnya sifat berkasih-sayang sesama Muslim? Islam itu kan saling ingat-mengingati.
-----------------------------------------------------------------------
Surah Yunus Ayat 72:
Jika kamu berpaling dari peringatanku, aku tidak meminta upah sedikitpun daripadamu. Upahku tidak lain hanyalah dari Allah belaka, dan aku disuruh supaya aku termasuk golongan orang-orang yang berserah diri kepadaNya.
Surah Al-Furqan Ayat 57:
Katakanlah: "Aku tidak meminta upah sedikitpun kepada kamu dalam menyampaikan risalah itu, melainkan mengharapkan kepatuhan orang-orang yang mahu mengambil jalan kepada Tuhannya,"
Untuk itu, apakah amanah kita terhadap Allah?
Surah Yaasin Ayat 11:
Sesungguhnya kamu hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mahu mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah walaupun dia tidak melihatNya. Maka berilah mereka khabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.
Surah Ad-Dzariyat Ayat 55:
Dan tetaplah memberi peringatan, kerana sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.
Wallahu a'lam...
07 November 2011
...aNuGeRaH...
kala malam bersihkan wajahnya dari bintang-bintang
dan mulai turun setetes air langit dari tubuhnya
tanpa sadar nikmatnya alam karena kuasa-Mu
yang takkan habis sampai di akhir waktu perjalanan ini
terima kasihku pada-Mu Tuhanku
tak mungkin dapat terlukis oleh kata-kata
hanya Diri-Mu yang tahu besar rasa cintaku kepada-Mu
oh Tuhan, anugerah-Mu tak pernah berhenti selalu datang kepadaku
Tuhan semesta alam
dan satu janjiku takkan berpaling dari-Mu
terima kasihku Ya Allah
Tuhanku, anugerah-Mu...anugerah-Mu...
Tuhan, sisihkan semua aral melintang di hadapanku
dan buat terang seluruh jalan hidupku melangkah
terima kasihku pada-Mu Tuhanku
tak mungkin dapat terlukis oleh kata-kata
hanya Diri-Mu yang tahu besar rasa cintaku kepada-Mu
anugerah-Mu tak pernah berhenti selalu datang kepadaku
Tuhan semesta alam
dan satu janjiku takkan berpaling dari-Mu
22 October 2011
...teKa-teKi imam aL-GhazaLi...
Pada suatu hari, imam aL-GhazaLi berkumpul bersama murid-muridnya lalu menanyakan teka-teki yang ringkas...
Soalan pertama imam aL-GhazaLi: Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?
murid 1: Orang tua
murid 2: Guru
murid 3: Teman
murid 4: Kaum kerabat
Jawapan imam aL-GhazaLi: Kesemua jawapan itu benar, tetapi yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ialah MATI. Sebab ia merupakan janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan MATI.
Surah Ali 'Imran Ayat 185:
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan MATI. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sahajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.
Soalan kedua imam aL-GhazaLi: Apakah yang paling jauh daripada diri kita di dunia ini?
murid 1: Negeri China
murid 2: Bulan
murid 3: Matahari
murid 4: Bintang
Jawapan imam aL-GhazaLi: Kesemua jawapan itu benar, tetapi yang paling jauh daripada diri kita di dunia ini ialah MASA LALU. Bagaimanapun keadaan diri kita, apapun kenderaan kita, namun diri kita tetap tidak akan dapat kembali ke MASA LALU. Oleh sebab itu, diri kita harus menjaga hari ini, memperhatikan hari esok serta hari-hari mendatang dengan perbuatan yang sesuai menurut ajaran agama.
Soalan ketiga imam aL-GhazaLi: Apakah yang paling besar di dunia ini?
murid 1: Gunung
murid 2: Matahari
murid 3: Bumi
Jawapan imam aL-GhazaLi: Kesemua jawapan itu benar, tetapi yang paling besar di dunia ini ialah HAWA NAFSU.
Surah Al-A'raaf Ayat 179:
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahannam itu kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami ayat-ayat Allah; dan mereka mempunyai mata tetapi tidak dipergunakannya untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah; dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakannya untuk mendengar ayat-ayat Allah. Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.
Maka, kita harus berhati-hati dengan HAWA NAFSU kita, jangan sampai ianya membawa kita ke neraka.
Soalan keempat imam aL-GhazaLi: Apakah yang paling berat di dunia ini?
murid 1: Baja
murid 2: Besi
murid 3: Gajah
Jawapan imam aL-GhazaLi: Kesemua jawapan itu benar, tetapi yang paling berat di dunia ini ialah MEMEGANG AMANAH.
Surah Al-Ahzab Ayat 72:
Sesungguhnya Kami telah mengemukakan AMANAH kepada langit, bumi dan gunung-gunung; maka semuanya enggan untuk memikul AMANAH itu dan mereka khuatir akan mengkhianatinya; dan dipikullah AMANAH itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.
Tumbuh-tumbuhan, binatang hatta gunung sekalipun, semuanya tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah di dunia ini. Manusia dengan sombongnya (amat zalim dan amat bodoh) berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga kebanyakan manusia masuk ke neraka kerana gagal dalam MEMEGANG AMANAH.
Soalan kelima imam aL-GhazaLi: Apakah yang paling ringan di dunia ini?
murid 1: Kapas
murid 2: Angin
murid 3: Debu
murid 4: Daun
Jawapan imam aL-GhazaLi: Kesemua jawapan itu benar, tetapi yang paling ringan di dunia ini ialah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita meringankan MENINGGALKAN SOLAT.
Soalan keenam imam aL-GhazaLi: Apakah yang paling tajam sekali di dunia ini?
murid-murid menjawab serentak: Mata pedang
Jawapan imam aL-GhazaLi: Jawapan itu benar, tetapi yang paling tajam sekali di dunia ini ialah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.
Wallahu a'lam...
Soalan pertama imam aL-GhazaLi: Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?
murid 1: Orang tua
murid 2: Guru
murid 3: Teman
murid 4: Kaum kerabat
Jawapan imam aL-GhazaLi: Kesemua jawapan itu benar, tetapi yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ialah MATI. Sebab ia merupakan janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan MATI.
Surah Ali 'Imran Ayat 185:
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan MATI. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sahajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.
Soalan kedua imam aL-GhazaLi: Apakah yang paling jauh daripada diri kita di dunia ini?
murid 1: Negeri China
murid 2: Bulan
murid 3: Matahari
murid 4: Bintang
Jawapan imam aL-GhazaLi: Kesemua jawapan itu benar, tetapi yang paling jauh daripada diri kita di dunia ini ialah MASA LALU. Bagaimanapun keadaan diri kita, apapun kenderaan kita, namun diri kita tetap tidak akan dapat kembali ke MASA LALU. Oleh sebab itu, diri kita harus menjaga hari ini, memperhatikan hari esok serta hari-hari mendatang dengan perbuatan yang sesuai menurut ajaran agama.
Soalan ketiga imam aL-GhazaLi: Apakah yang paling besar di dunia ini?
murid 1: Gunung
murid 2: Matahari
murid 3: Bumi
Jawapan imam aL-GhazaLi: Kesemua jawapan itu benar, tetapi yang paling besar di dunia ini ialah HAWA NAFSU.
Surah Al-A'raaf Ayat 179:
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahannam itu kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami ayat-ayat Allah; dan mereka mempunyai mata tetapi tidak dipergunakannya untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah; dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakannya untuk mendengar ayat-ayat Allah. Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.
Maka, kita harus berhati-hati dengan HAWA NAFSU kita, jangan sampai ianya membawa kita ke neraka.
Soalan keempat imam aL-GhazaLi: Apakah yang paling berat di dunia ini?
murid 1: Baja
murid 2: Besi
murid 3: Gajah
Jawapan imam aL-GhazaLi: Kesemua jawapan itu benar, tetapi yang paling berat di dunia ini ialah MEMEGANG AMANAH.
Surah Al-Ahzab Ayat 72:
Sesungguhnya Kami telah mengemukakan AMANAH kepada langit, bumi dan gunung-gunung; maka semuanya enggan untuk memikul AMANAH itu dan mereka khuatir akan mengkhianatinya; dan dipikullah AMANAH itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.
Tumbuh-tumbuhan, binatang hatta gunung sekalipun, semuanya tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah di dunia ini. Manusia dengan sombongnya (amat zalim dan amat bodoh) berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga kebanyakan manusia masuk ke neraka kerana gagal dalam MEMEGANG AMANAH.
Soalan kelima imam aL-GhazaLi: Apakah yang paling ringan di dunia ini?
murid 1: Kapas
murid 2: Angin
murid 3: Debu
murid 4: Daun
Jawapan imam aL-GhazaLi: Kesemua jawapan itu benar, tetapi yang paling ringan di dunia ini ialah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita meringankan MENINGGALKAN SOLAT.
Soalan keenam imam aL-GhazaLi: Apakah yang paling tajam sekali di dunia ini?
murid-murid menjawab serentak: Mata pedang
Jawapan imam aL-GhazaLi: Jawapan itu benar, tetapi yang paling tajam sekali di dunia ini ialah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.
Wallahu a'lam...
12 October 2011
...naSihat inDaH...
Perbualan Berharga Luqmanul Hakim dan anaknya
Anak: Wahai Ayah! Apakah perangai yang paling baik dari seorang manusia?
Luqmanul Hakim: AGAMA
Anak: Kalau perangai itu DUA?
Luqmanul Hakim: AGAMA dan HARTA
Anak: Kalau TIGA?
Luqmanul Hakim: AGAMA, HARTA dan MALU
Anak: Kalau EMPAT?
Luqmanul Hakim: AGAMA, HARTA, MALU dan BUDI PEKERTI YANG BAIK
Anak: Kalau perangai itu LIMA?
Luqmanul Hakim: AGAMA, HARTA, MALU, BUDI PEKERTI YANG BAIK dan PEMURAH
Anak: Kalau ENAM?
Luqmanul Hakim: Wahai anak kesayanganku! Kalau lima perangai itu terkumpul pada seseorang manusia, maka ia adalah orang yang SUCI, TERPELIHARA atau TAKWA kepada Allah, dilindungi olehNya dan bebas daripada syaitan
------------------------------------------------------------------------------
Nasihat indah Luqmanul Hakim kepada anaknya
Hai Anakku!
Ketahuilah sesungguhnya dunia ini bagaikan lautan.
Bila engkau ingin selamat agar jangan karam, layarilah lautan ini dengan sampan bernama takwa; isinya ialah iman dan layarnya ialah tawakkal kepada Allah.
Orang yang sentiasa menyediakan dirinya untuk menerima nasihat, maka dirinya akan mendapat penjagaan daripada Allah.
Orang yang insaf & sedar setelah menerima nasihat orang lain, dia akan sentiasa menerima kemuliaan Allah.
Hai Anakku!
Orang yang merasa dirinya hina & rendah di dalam beribadah dan taat kepada Allah, maka dia tawadhuk kepadaNya, dia akan lebih dekat kepada Allah dan selalu berusaha menghindarkan maksiat kepadaNya.
Hai Anakku!
Seandainya orang tuamu marah kepadamu kerana kesalahanmu, maka marahnya orang tua itu adalah bagai baja bagi tanam-tanaman.
Jauhkan dirimu dari berhutang! Kerana sesungguhnya berhutang itu boleh menjadikan dirimu hina pada waktu siang dan gelisah pada waktu malam.
Selalulah berharap kepada Allah tentang sesuatu untuk tidak menderhakai Allah; takutlah Allah dengan sebenar-benar takut.
Hai Anakku!
Seorang pendusta akan segera hilang air mukanya kerana tidak dipercayai orang. Orang yang telah rosak akhlaknya akan sentiasa banyak melamunkan hal-hal yang tidak benar.
Hai Anakku!
Engkau telah merasakan betapa beratnya mengangkat batu besar dan besi yang amat berat, tetapi akan lebih berat lagi daripada itu semua bilamana engkau mempunyai tetangga yang jahat.
Hai Anakku!
Bukanlah suatu kebaikan namanya bilamana engkau selalu mencari ilmu tetapi engkau tidak mengamalkannya. Hal itu tidak ubah bagaikan seorang yang mencari kayu api, setelah banyak terkumpul, ia tidak kuat memikulnya padahal ia masih terus menambahnya.
Hai Anakku!
Bila engkau ingin menemukan kawan sejati, maka ujilah terlebih dahulu dengan berpura-pura sehingga membuat dia marah. Bilamana dalam kemarahannya itu, dia masih berusaha menginsafkan atau menyedarkan kamu, maka bolehlah dia engkau ambil sebagai kawan. Bilamana tidak demikian, berhati-hatilah engkau terhadapnya.
Hai Anakku!
Bila engkau berteman, tempatkanlah dirimu padanya sebagai orang yang tidak mengharapkan sesuatu daripadanya. Sebaliknya dia yang mengharapkan sesuatu daripadamu.
Hai Anakku!
Usahakanlah agar mulutmu jangan mengeluarkan kata-kata yang busuk, kotor serta kasar kerana engkau akan lebih selamat apabila berdiam diri. Kalau berbicara, usahakanlah agar bicaramu mendatangkan kemanfaatan bagi orang lain.
Barangsiapa yang menyayangi pasti akan disayangi. Orang yang pendiam akan selamat daripada berkata yang mengandungi racun.
Hai Anakku!
Bergaul rapatlah dengan orang alim lagi berilmu. Perhatikanlah kata dan nasihatnya kerana sesungguhnya hati menjadi sejuk apabila mendengar nasihatnya, hiduplah hati dengan cahaya hikmah bagaikan tanah yang subur disirami air hujan.
Hai Anakku!
Ambillah harta dunia sekadar keperluan dan nafkahkanlah yang selebihnya untuk bekal akhiratmu. Jangan engkau menolak dunia kerana nanti engkau menjadi pengemis yang membebankan orang lain. Sebaliknya jangan engkau peluk dunia dan meneguk habis airnya kerana sesungguhnya yang engkau makan dan pakai itu adalah tanah belaka.
-----------------------------------------------------------------------------
Wasiat Nabi Khidir a.s. kepada Nabi Musa a.s.
Jadilah kamu orang yang bermanfaat, bukan orang yang menimbulkan kerosakan.
Jadilah kamu orang peramah, bukan orang pemarah.
Kembalilah bersungguh-sungguh dan janganlah berjalan tanpa sesuatu keperluan.
Janganlah tertawa kecuali pada sesuatu yang menghairankan.
Hai Musa!
Sesungguhnya semua manusia di dunia ini adalah sengsara sesuai dengan cita-citanya. Semoga Allah memudahkan kepadamu untuk taat kepadaNya.
Wahai pencari ilmu!
Sesungguhnya orang yang berkata-kata lebih bosan dibandingkan dengan orang yang mendengar; janganlah kamu duduk bersamanya ketika berbincang-bincang.
Ketahuilah sesungguhnya hatimu ibarat bejana, maka lihatlah apa yang akan mengisi bejana itu.
Bersenang-senanglah kamu di dunia dan terlena kamu kerananya, maka sesungguhnya dunia bukanlah rumahmu dan bukan tempat abadimu. Jadikan dunia itu sebagai tempat menghambakan diri dan mencari bekal untuk hari akhir. Latihlah dirimu untuk bersabar dan ikhlaslah kamu dari dosa.
Wahai Musa!
Akan sampai kepadamu jikalau kamu menginginkannya, kerana sesungguhnya ilmu itu bagi orang yang menginginkannya.
Janganlah kamu menjadinya ilmu untuk berkata sesuatu tanpa tujuan, kerana sesungguhnya banyak berkata adalah dibenci dan tanda orang yang kurang akalnya.
Jadikanlah dirimu orang yang menyederhanakan kata, kerana itu sebahagian daripada taufiq kebenaran.
Berpalinglah kamu dari orang yang bodoh dan jangan berkawan dengannya. Bersabarlah terhadap orang yang bodoh itu; kerana itulah akhlak ahli hikmah. Apabila dimaki orang jahil, maka sabar dan diamlah; itulah yang paling baik.
Hai Anak Imran!
Janganlah kamu melihat sesungguhnya kamu diberi ilmu, kecuali hanya sedikit.
Wahai Anak Imran!
Janganlah kamu membuka pintu tanpa mengetahui bagaimana menutupnya dan menutupnya tanpa tahu cara membukanya.
Wahai Musa!
Belajarlah sesuatu untuk kamu amalkan. Dan janganlah kamu belajar ilmu hanya untuk bicara sahaja. Jadilah kamu takut akan hal itu.
Wahai Putera Imran!
Jadikan sifat zuhud dan takwa sebagai pakaianmu, ilmu dan zikir sebagai ucapanmu. Perbanyaklah berbuat kebaikan, kerana sesungguhnya hal itu akan menghapus keburukan.
Goncangkan hatimu dengan sifat takut, maka sesungguhnya perbuatan itu akan menjadikan redha Tuhanmu.
Berbuatlah kebaikan kerana sesungguhnya hal itu tidak mungkin kamu lakukan dalam keadaan yang sama.
Wallahu a'lam...
Anak: Wahai Ayah! Apakah perangai yang paling baik dari seorang manusia?
Luqmanul Hakim: AGAMA
Anak: Kalau perangai itu DUA?
Luqmanul Hakim: AGAMA dan HARTA
Anak: Kalau TIGA?
Luqmanul Hakim: AGAMA, HARTA dan MALU
Anak: Kalau EMPAT?
Luqmanul Hakim: AGAMA, HARTA, MALU dan BUDI PEKERTI YANG BAIK
Anak: Kalau perangai itu LIMA?
Luqmanul Hakim: AGAMA, HARTA, MALU, BUDI PEKERTI YANG BAIK dan PEMURAH
Anak: Kalau ENAM?
Luqmanul Hakim: Wahai anak kesayanganku! Kalau lima perangai itu terkumpul pada seseorang manusia, maka ia adalah orang yang SUCI, TERPELIHARA atau TAKWA kepada Allah, dilindungi olehNya dan bebas daripada syaitan
------------------------------------------------------------------------------
Nasihat indah Luqmanul Hakim kepada anaknya
Hai Anakku!
Ketahuilah sesungguhnya dunia ini bagaikan lautan.
Bila engkau ingin selamat agar jangan karam, layarilah lautan ini dengan sampan bernama takwa; isinya ialah iman dan layarnya ialah tawakkal kepada Allah.
Orang yang sentiasa menyediakan dirinya untuk menerima nasihat, maka dirinya akan mendapat penjagaan daripada Allah.
Orang yang insaf & sedar setelah menerima nasihat orang lain, dia akan sentiasa menerima kemuliaan Allah.
Hai Anakku!
Orang yang merasa dirinya hina & rendah di dalam beribadah dan taat kepada Allah, maka dia tawadhuk kepadaNya, dia akan lebih dekat kepada Allah dan selalu berusaha menghindarkan maksiat kepadaNya.
Hai Anakku!
Seandainya orang tuamu marah kepadamu kerana kesalahanmu, maka marahnya orang tua itu adalah bagai baja bagi tanam-tanaman.
Jauhkan dirimu dari berhutang! Kerana sesungguhnya berhutang itu boleh menjadikan dirimu hina pada waktu siang dan gelisah pada waktu malam.
Selalulah berharap kepada Allah tentang sesuatu untuk tidak menderhakai Allah; takutlah Allah dengan sebenar-benar takut.
Hai Anakku!
Seorang pendusta akan segera hilang air mukanya kerana tidak dipercayai orang. Orang yang telah rosak akhlaknya akan sentiasa banyak melamunkan hal-hal yang tidak benar.
Hai Anakku!
Engkau telah merasakan betapa beratnya mengangkat batu besar dan besi yang amat berat, tetapi akan lebih berat lagi daripada itu semua bilamana engkau mempunyai tetangga yang jahat.
Hai Anakku!
Bukanlah suatu kebaikan namanya bilamana engkau selalu mencari ilmu tetapi engkau tidak mengamalkannya. Hal itu tidak ubah bagaikan seorang yang mencari kayu api, setelah banyak terkumpul, ia tidak kuat memikulnya padahal ia masih terus menambahnya.
Hai Anakku!
Bila engkau ingin menemukan kawan sejati, maka ujilah terlebih dahulu dengan berpura-pura sehingga membuat dia marah. Bilamana dalam kemarahannya itu, dia masih berusaha menginsafkan atau menyedarkan kamu, maka bolehlah dia engkau ambil sebagai kawan. Bilamana tidak demikian, berhati-hatilah engkau terhadapnya.
Hai Anakku!
Bila engkau berteman, tempatkanlah dirimu padanya sebagai orang yang tidak mengharapkan sesuatu daripadanya. Sebaliknya dia yang mengharapkan sesuatu daripadamu.
Hai Anakku!
Usahakanlah agar mulutmu jangan mengeluarkan kata-kata yang busuk, kotor serta kasar kerana engkau akan lebih selamat apabila berdiam diri. Kalau berbicara, usahakanlah agar bicaramu mendatangkan kemanfaatan bagi orang lain.
Barangsiapa yang menyayangi pasti akan disayangi. Orang yang pendiam akan selamat daripada berkata yang mengandungi racun.
Hai Anakku!
Bergaul rapatlah dengan orang alim lagi berilmu. Perhatikanlah kata dan nasihatnya kerana sesungguhnya hati menjadi sejuk apabila mendengar nasihatnya, hiduplah hati dengan cahaya hikmah bagaikan tanah yang subur disirami air hujan.
Hai Anakku!
Ambillah harta dunia sekadar keperluan dan nafkahkanlah yang selebihnya untuk bekal akhiratmu. Jangan engkau menolak dunia kerana nanti engkau menjadi pengemis yang membebankan orang lain. Sebaliknya jangan engkau peluk dunia dan meneguk habis airnya kerana sesungguhnya yang engkau makan dan pakai itu adalah tanah belaka.
-----------------------------------------------------------------------------
Wasiat Nabi Khidir a.s. kepada Nabi Musa a.s.
Jadilah kamu orang yang bermanfaat, bukan orang yang menimbulkan kerosakan.
Jadilah kamu orang peramah, bukan orang pemarah.
Kembalilah bersungguh-sungguh dan janganlah berjalan tanpa sesuatu keperluan.
Janganlah tertawa kecuali pada sesuatu yang menghairankan.
Hai Musa!
Sesungguhnya semua manusia di dunia ini adalah sengsara sesuai dengan cita-citanya. Semoga Allah memudahkan kepadamu untuk taat kepadaNya.
Wahai pencari ilmu!
Sesungguhnya orang yang berkata-kata lebih bosan dibandingkan dengan orang yang mendengar; janganlah kamu duduk bersamanya ketika berbincang-bincang.
Ketahuilah sesungguhnya hatimu ibarat bejana, maka lihatlah apa yang akan mengisi bejana itu.
Bersenang-senanglah kamu di dunia dan terlena kamu kerananya, maka sesungguhnya dunia bukanlah rumahmu dan bukan tempat abadimu. Jadikan dunia itu sebagai tempat menghambakan diri dan mencari bekal untuk hari akhir. Latihlah dirimu untuk bersabar dan ikhlaslah kamu dari dosa.
Wahai Musa!
Akan sampai kepadamu jikalau kamu menginginkannya, kerana sesungguhnya ilmu itu bagi orang yang menginginkannya.
Janganlah kamu menjadinya ilmu untuk berkata sesuatu tanpa tujuan, kerana sesungguhnya banyak berkata adalah dibenci dan tanda orang yang kurang akalnya.
Jadikanlah dirimu orang yang menyederhanakan kata, kerana itu sebahagian daripada taufiq kebenaran.
Berpalinglah kamu dari orang yang bodoh dan jangan berkawan dengannya. Bersabarlah terhadap orang yang bodoh itu; kerana itulah akhlak ahli hikmah. Apabila dimaki orang jahil, maka sabar dan diamlah; itulah yang paling baik.
Hai Anak Imran!
Janganlah kamu melihat sesungguhnya kamu diberi ilmu, kecuali hanya sedikit.
Wahai Anak Imran!
Janganlah kamu membuka pintu tanpa mengetahui bagaimana menutupnya dan menutupnya tanpa tahu cara membukanya.
Wahai Musa!
Belajarlah sesuatu untuk kamu amalkan. Dan janganlah kamu belajar ilmu hanya untuk bicara sahaja. Jadilah kamu takut akan hal itu.
Wahai Putera Imran!
Jadikan sifat zuhud dan takwa sebagai pakaianmu, ilmu dan zikir sebagai ucapanmu. Perbanyaklah berbuat kebaikan, kerana sesungguhnya hal itu akan menghapus keburukan.
Goncangkan hatimu dengan sifat takut, maka sesungguhnya perbuatan itu akan menjadikan redha Tuhanmu.
Berbuatlah kebaikan kerana sesungguhnya hal itu tidak mungkin kamu lakukan dalam keadaan yang sama.
Wallahu a'lam...
Subscribe to:
Posts (Atom)


